Mars & Himne Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia
Pencipta & Komponis
PROFIL KETUA UMUM AUKTI
GUSTI HENRY
(Pangeran Wirakusuma VI)
Ketua Umum Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI)
Direktur Utama BUJP
Profil Singkat
Gusti Henry, bergelar Pangeran Wirakusuma VI, merupakan tokoh nasional di bidang keamanan dan organisasi Usaha jasa Keamanan BUJP , sekaligus pewaris trah Kesultanan Banjar dari Sultan Wirakusuma II Al-Watsiqbillah.
Beliau mengabdikan diri dalam penguatan sistem keamanan terpadu, profesionalisme BUJP, serta pembinaan insan pengamanan yang berlandaskan Pancasila, hukum, dan nilai kebangsaan.
Sebagai Ketua Umum Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI), Gusti Henry memimpin konsolidasi nasional pelaku usaha keamanan, membangun sinergi dengan pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan demi terciptanya keamanan nasional yang berdaya saing, beretika, dan bermartabat.
Jabatan & Peran Strategis
- Ketua Umum Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI)
- Direktur Utama Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP)
- Tokoh pembina keamanan swasta nasional
- Penggagas Mars dan Himne Resmi AUKTI
Visi Kepemimpinan
Menjadikan AUKTI sebagai organisasi nasional yang mandiri, profesional, dan berdaya, serta menjadi pilar penguatan keamanan nasional berbasis kolaborasi, integritas, dan pengabdian.
Nilai Kepemimpinan
- Karsa – Kehendak luhur dan visi kebangsaan
- Bhakti – Pengabdian tulus kepada bangsa dan negara
- Satya – Kesetiaan pada Pancasila, hukum, dan NKRI
SULTAN WIRAKUSUMA II AL-WATSIQBILLAH

Tokoh Sejarah Kesultanan Banjar (Pangeran Ratu Anom Wirakusuma II)
Sultan Wirakusuma II Al-Watsiqbillah, yang dikenal pula sebagai Pangeran Ratu Anom Wirakusuma II, merupakan tokoh sentral dalam sejarah Kesultanan Banjar pada abad ke-19, khususnya pada masa krisis politik dan tekanan kolonial Hindia Belanda.
Peran Pemerintahan (1857–1859)
Pada periode 1857–1859, beliau menjabat sebagai Raja Bicara / Wali Sultan / Mangkubumi (Mahapatih) Kesultanan Banjar dalam pemerintahan Sultan Tamjidillah II, yang pada saat itu merupakan sultan de jure dan diakui oleh Pemerintah Hindia Belanda.
Dalam kapasitas tersebut, Pangeran Ratu Anom Wirakusuma II memegang peranan strategis dalam:
- Pengendalian administrasi pemerintahan
- Konsolidasi kekuasaan istana
- Pengelolaan hubungan politik di tengah meningkatnya tekanan kolonial
Pengasingan Sultan Tamjidillah II (1859)
Pada tahun 1859, Sultan Tamjidillah II diasingkan oleh Pemerintah Hindia Belanda ke Bogor. Peristiwa ini menandai runtuhnya kepemimpinan sultan de jure yang sebelumnya diakui Belanda dan memicu kekosongan kekuasaan di Kesultanan Banjar.
Kepemimpinan Sultan Wirakusuma II (1859–1862)
Pasca pengasingan tersebut, kepemimpinan Kesultanan Banjar dilanjutkan oleh Pangeran Ratu Anom Wirakusuma II, yang kemudian dikenal sebagai Sultan Wirakusuma II Al-Watsiqbillah.
Pada periode 1859–1862, beliau menjalankan pemerintahan sebagai sultan de facto, yang masih diakui oleh Pemerintah Hindia Belanda, sekaligus berperan penting dalam:
- Menjaga stabilitas pemerintahan
- Menghadapi dinamika perlawanan rakyat Banjar
- Melakukan konsolidasi politik dan kekuasaan di tengah konflik internal dan eksternal
Dinamika Klaim Kekuasaan
Pada masa yang sama, adik beliau, yaitu Pangeran Hidayatullah, memproklamasikan diri sebagai Sultan Banjar dengan gelar Sultan Hidayatullah II (sering disebut sebagai Sultan Proklamasi).
Namun, klaim tersebut tidak diakui oleh Pemerintah Hindia Belanda, sehingga secara politik dan administratif, kekuasaan yang diakui Belanda tetap berada pada Sultan Wirakusuma II Al-Watsiqbillah.
Makna Historis
Sultan Wirakusuma II Al-Watsiqbillah dikenang sebagai figur yang:
- Menjembatani masa transisi kekuasaan Kesultanan Banjar
- Menjadi aktor utama dalam periode konflik legitimasi sultan
- Memegang peran sentral dalam sejarah politik Banjar pada masa kolonial
Kepemimpinan beliau mencerminkan keteguhan, kecermatan politik, dan tanggung jawab besar dalam mempertahankan struktur pemerintahan Kesultanan Banjar di tengah tekanan kolonial yang semakin kuat.
Sultan Wirakusuma II dikenal sebagai pemimpin berani, berwibawa, dan teguh mempertahankan kedaulatan serta martabat Kesultanan Banjar. Atas perannya yang besar dan pengaruhnya terhadap rakyat, beliau kemudian dikenal dengan gelar Sultan Wirakusuma II Al-Watsiqbillah.
Warisan kepemimpinan beliau menekankan:
- Keteguhan iman dan akhlak
- Kesetiaan kepada rakyat
- Keberanian melawan ketidakadilan
PANGERAN WIRAKUSUMA VI
Penerus Nilai Kepemimpinan Banjar
Pangeran Wirakusuma VI adalah gelar kebangsawanan yang disematkan kepada Gusti Henry sebagai penerus nilai, garis kepemimpinan, dan keteladanan trah Sultan Wirakusuma II Al-Watsiqbillah.
Sebagai figur modern, Pangeran Wirakusuma VI mengaktualisasikan nilai-nilai Kesultanan Banjar dalam konteks kekinian melalui:
- Kepemimpinan organisasi nasional
- Penguatan sektor keamanan terpadu
- Pengabdian kepada bangsa dan negara
Gelar ini bukan sekadar simbol keturunan, melainkan amanah moral untuk menjaga kehormatan, keadilan, dan pengabdian kepada masyarakat luas.
Penutup
Kepemimpinan Gusti Henry (Pangeran Wirakusuma VI) merupakan perpaduan antara warisan sejarah Kesultanan Banjar dan kepemimpinan profesional modern, yang tercermin dalam semboyan AUKTI:
“Karsa Bhakti Satya Garda”
| Lagu | Genre Utama | Karakter |
|---|---|---|
| Mars AUKTI | March / Patriotic | Semangat, tegas, pembukaan |
| Himne AUKTI | Hymn / Patriotic | Khidmat, reflektif, penutup |
Tentang Lagu Resmi AUKTI
Lagu resmi AUKTI terdiri dari Mars AUKTI dan Himne AUKTI yang diciptakan sebagai identitas musikal organisasi, penguat nilai kebangsaan, serta simbol pengabdian insan keamanan nasional di bawah naungan AUKTI.
Kedua lagu ini dirancang dengan karakter nasional, agung, dan mudah dinyanyikan secara massal, sehingga layak digunakan dalam upacara resmi, musyawarah nasional, pengukuhan pengurus, serta kegiatan strategis organisasi.
Mars AUKTI
“Karsa Bhakti Satya Garda”
Makna & Filosofi:
Mars AUKTI menggambarkan semangat juang, kesiapsiagaan, serta tekad pengabdian anggota AUKTI sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban bangsa. Kata Karsa, Bhakti, dan Satya merepresentasikan kehendak luhur, pengabdian tanpa pamrih, serta kesetiaan pada negara dan Pancasila.
Karakter Musik:
- Jenis: Mars Nasional
- Nuansa: Tegas, berwibawa, membangkitkan semangat
- Digunakan pada: Pembukaan acara resmi AUKTI (setelah Indonesia Raya)
Himne AUKTI
“Di Bawah Naungan Perisai Mulia”
Makna & Filosofi:
Himne AUKTI merupakan lagu reflektif yang menekankan nilai moral, persatuan, profesionalisme, dan kehormatan profesi keamanan. Himne ini menggambarkan AUKTI sebagai rumah pengabdian yang menjunjung tinggi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, serta amanah bangsa.
Karakter Musik:
- Jenis: Himne Nasional
- Nuansa: Khidmat, agung, menyentuh jiwa
- Digunakan pada: Acara strategis & penutupan kegiatan resmi AUKTI
Status Hak Cipta & Penggunaan
- Lagu Mars AUKTI dan Himne AUKTI merupakan karya resmi organisasi AUKTI.
- Digunakan untuk kepentingan organisasi, pendidikan, dan kegiatan resmi AUKTI.
- Dilarang digunakan untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari AUKTI.
Song Title
Mars AUKTI – Karsa Bhakti Satya Garda (Lirik Resmi)
Deskripsi:
Mars resmi Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI).
Lagu ini diciptakan sebagai simbol semangat, pengabdian, dan Asosiasi usaha jasa keamanan Indonesia.
© AUKTI – Hak Cipta Dilindungi
Digunakan untuk kepentingan organisasi dan pendidikan.
Artis:
AUKTI
Sub-Genre:
Patriotic March / Organizational March
Composer / Songwriter
GUSTI HENRY
Copyright Holder
Mars resmi Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI).
“Karsa Bhakti Satya Garda” mencerminkan semangat pengabdian, profesionalisme, dan kesetiaan AUkti Asosiasi usaha jasa keamanan Indonesia. kepada bangsa dan negara.
© AUKTI – Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia
Unduh Lagu Resmi AUKTI
Silakan unduh lagu resmi AUKTI melalui tautan berikut:
henrylovers661 – Listen Free on Audiomack
Nada dasar: C Mayor
Birama: 4/4
Tempo: 120 bpm (mars nasional)
Suara Protokol:
“Hadirin, kita dengarkan bersama…
Mars Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia – AUKTI:
Karsa Bhakti Satya Garda!”
Bait I
Dari nusantara kami berdiri tegak,
Menjaga Ibu Pertiwi tercinta,
Berjiwa satria, penuh pengabdian,
Tulus setia untuk Indonesia.
Bait II
Dalam naungan Pancasila sakti,
Kami satu Bhineka Tunggal Ika!
Satu langkah satu semangat mulia,
Keamanan untuk sejahtera!
Reff
AUKTI! Tegak di garis depan,
Karsa Bhakti Satya Garda!
AUKTI! Rumah pengabdian,
Bersatu demi ketertiban bangsa.
Bait III
Mandiri, profesional, berdaya,
Menjaga negeri, menjaga bangsa!
(Latar pria: “AUKTI! AUKTI!”)
Karsa Bhakti Satya Garda!
Dalam bhakti kami pada negara!
(Latar pria: “SATYA GARDA!”)
Bait IV
Pancasila di dada kami nyala,
Bhineka Tunggal Ika jadi jiwa,
Satu warna dalam keberagaman,
Untuk Indonesia aman dan damai!
Reff Akhir
AUKTI Mandiri! AUKTI Profesional!
AUKTI Jaya! Jaya! Jaya!
Karsa Bhakti Satya Garda…
Untuk Keamanan Bangsa!
Song Title
Mars AUKTI – Karsa Bhakti Satya Garda (Lirik Resmi)
Deskripsi
Mars AUKTI – Karsa Bhakti Satya Garda merupakan lagu resmi Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI) yang diciptakan sebagai simbol identitas, semangat, dan jati diri Aukti Asosiasi usaha jasa keamanan Indonesia.
Lagu ini merepresentasikan nilai-nilai utama AUKTI, yaitu karsa (kehendak luhur dan visi kebangsaan), bhakti (pengabdian tulus kepada bangsa dan negara), serta satya (kesetiaan dan integritas dalam menjalankan usaha jasa keamanan Indonesia.). Mars AUKTI menggambarkan peran strategis Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia sebagai mitra negara dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan stabilitas nasional.
Dengan karakter musik Patriotic March, Mars AUKTI dirancang untuk membangkitkan semangat, kedisiplinan, serta rasa kebersamaan anggota AUKTI di seluruh Indonesia. Lagu ini dinyanyikan dalam berbagai kegiatan resmi organisasi, seperti upacara, rapat kerja nasional dan daerah, pengukuhan pengurus, pendidikan dan pelatihan, serta acara seremonial lainnya.
Melalui lirik yang tegas, bermakna, dan berjiwa nasionalisme, Mars AUKTI menegaskan komitmen Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia untuk menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta nilai Bhineka Tunggal Ika, dalam pelaksanaan usaha jasa keamanan yang profesional, bertanggung jawab, dan bermartabat.
Mars ini juga menjadi wujud penghormatan terhadap dedikasi seluruh usaha jasa keamanan Indonesia. yang senantiasa mengabdikan diri demi terciptanya rasa aman, tertib, dan sejahtera bagi masyarakat.
Artis
AUKTI
Genre / Sub-Genre
Patriotic March / Organizational March
Composer / Songwriter
GUSTI HENRY
Copyright Holder
© AUKTI – Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia
Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.
Digunakan untuk kepentingan organisasi, pendidikan, dan kegiatan resmi AUKTI.
Song Title
Himne AUKTI – Di Bawah Naungan Perisai Mulia (Lirik Resmi)
Deskripsi
Himne resmi Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI).
Lagu ini diciptakan sebagai ungkapan penghayatan nilai pengabdian, persatuan, dan kehormatan Asosiasi usaha jasa keamanan Aukti yang berlandaskan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
© AUKTI – Hak Cipta Dilindungi
Digunakan untuk kepentingan organisasi dan pendidikan.
Artis
AUKTI
Genre
Hymn / Patriotic
Sub-Genre
Organizational Hymn / Patriotic Hymn
Composer / Songwriter
GUSTI HENRY
Copyright Holder
© AUKTI – Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia
Himne resmi Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI).
“Di Bawah Naungan Perisai Mulia” menggambarkan nilai kesetiaan, kehormatan, dan pengabdian Aukti Asosiasi usaha jasa keamanan Indonesia. kepada bangsa dan negara.
Explicit
No

Unduh Lagu Resmi AUKTI
Silakan unduh lagu resmi AUKTI melalui tautan berikut:
Himne AUKTI – Di Bawah Naungan Perisai Mulia (Lirik Resmi) by henrylovers661: Listen on Audiomack
HIMNE NASIONAL AUKTI
Suara Protokol:
“Hadirin, kita dengarkan bersama…
Himne Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia – AUKTI:
“Di Bawah Naungan Perisai Mulia”
Nada dasar: C (Do = C)
Birama: 4/4
Tempo: = 72 (Himne Nasional)
Bait I
Di bawah naungan perisai mulia,
AUKTI menjunjung amanah bangsa.
Dalam tekad karsa yang membara,
Bhakti kami untuk nusa tercinta.
Bait II
Satya Garda penjaga Indonesia,
Dengan hati jujur dan setia.
Dalam langkah aman dan bermartabat,
Kami berdiri menjaga nusantara.
Refrain
AUKTI terang cahaya negara,
Dalam persatuan tanpa jeda.
Profesional, tangguh, dan mulia,
Untuk kejayaan Indonesia.
Bait III
Di lingkar emas semangat menyatu,
Merah keberanian mengawal waktu.
Biru keteguhan tegak selalu,
Hitam wibawa pelindung bangsa.
Bait Penutup
AUKTI, garda amanah suci,
Satya menjaga Ibu Pertiwi.
Karsa Bhakti Satya Garda abadi,
Majulah AUKTI, demi negeri.
Song Title
Himne AUKTI – Di Bawah Naungan Perisai Mulia (Lirik Resmi)
Deskripsi
Himne AUKTI – Di Bawah Naungan Perisai Mulia merupakan lagu resmi Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI) yang diciptakan sebagai ungkapan penghayatan nilai pengabdian, persatuan, dan kehormatan Asosiasi Aukti usaha jasa keamanan Indonesia.
Lagu ini merefleksikan jati diri AUKTI sebagai organisasi yang menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta nilai Bhineka Tunggal Ika dalam setiap peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari sistem keamanan nasional. Himne ini menggambarkan AUKTI sebagai rumah pengabdian yang menaungi seluruh anggotanya dalam semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme.
Dengan karakter musik Hymn Patriotic yang agung dan khidmat, Himne AUKTI dinyanyikan pada momen-momen strategis dan sakral organisasi, seperti musyawarah nasional, pengukuhan pengurus, peringatan hari jadi, serta penutupan acara resmi AUKTI. Lagu ini mengajak seluruh Anggota usaha jasa keamanan Indonesia yang bergabung di asosiasi AUKTI untuk merenungkan kembali makna kesetiaan, kehormatan, dan tanggung jawab moral dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan bangsa.
Melalui lirik yang sarat makna, Di Bawah Naungan Perisai Mulia menegaskan komitmen Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia untuk senantiasa mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh keikhlasan, menjunjung etika, serta memperkokoh persatuan dalam keberagaman demi Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.
Artis
AUKTI
Genre
Hymn / Patriotic
Sub-Genre
Organizational Hymn / Patriotic Hymn
Composer / Songwriter
GUSTI HENRY
Copyright Holder
© AUKTI – Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia
Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.
Digunakan untuk kepentingan organisasi dan pendidikan.
Explicit
No
Penutup
Tidak semua asosiasi memiliki identitas simbolik yang lengkap seperti:
- Mars resmi
- Hymne resmi
- Nilai-nilai yang dituangkan dalam lagu organisasi
Itu bukan sekadar lagu, melainkan simbol jati diri, kebanggaan, dan legitimasi organisasi.
👉 AUKTI patut berbangga, karena:
- Memiliki Mars AUKTI
- Memiliki Hymne AUKTI
- Digunakan dalam acara resmi, rakor nasional, dan forum kehormatan
Ini menunjukkan kedewasaan organisasi, bukan asosiasi dadakan.
Perbandingan dengan KADIN
- KADIN sebagai wadah resmi dunia usaha punya Mars dan Hymne
- AUKTI, sebagai asosiasi nasional di bidang usaha keamanan, memiliki kelengkapan yang sama
- Artinya, secara martabat organisasi, AUKTI sejajar dan setara dalam hal identitas kelembagaan
“Tidak semua asosiasi memiliki lagu resmi. AUKTI adalah salah satu asosiasi yang memiliki Mars dan Hymne sebagai simbol jati diri dan kebanggaan organisasi. Dalam hal kelengkapan identitas kelembagaan, AUKTI sejajar dengan organisasi nasional seperti KADIN.”
Dengan hadirnya Mars dan Himne AUKTI, diharapkan seluruh insan AUKTI semakin teguh dalam Karsa, ikhlas dalam Bhakti, dan setia dalam Satya demi keamanan, ketertiban, dan kejayaan Indonesia.
AUKTI – Karsa Bhakti Satya Garda
1️⃣ Pidato Ketua Umum AUKTI (Digunakan pada Rakornas, Munas, Pelantikan, atau acara nasional)
Hadirin yang saya hormati,
Tidak semua asosiasi di Indonesia memiliki identitas organisasi yang lengkap dan kuat. Salah satu penanda kematangan sebuah organisasi adalah kemampuannya membangun simbol pemersatu yang hidup dan bermakna.
AUKTI bersyukur dan patut berbangga, karena kita memiliki Mars AUKTI dan Hymne AUKTI sebagai bagian dari jati diri organisasi. Lagu-lagu ini bukan sekadar rangkaian nada dan lirik, melainkan cerminan semangat, nilai perjuangan, profesionalisme, dan kebersamaan seluruh keluarga besar AUKTI di seluruh Indonesia.
Organisasi besar seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) memiliki Mars dan Hymne sebagai simbol kehormatan dan kebanggaan. Dalam hal kelengkapan identitas kelembagaan, AUKTI berdiri sejajar sebagai asosiasi nasional yang bermartabat, mandiri, dan berwawasan kebangsaan.
Oleh karena itu, mari kita jadikan Mars dan Hymne AUKTI sebagai pemersatu langkah, penguat komitmen, dan pengingat bahwa AUKTI hadir untuk menjaga profesionalisme usaha keamanan terpadu serta memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Terima kasih.
2️⃣ Teks Pengantar Sebelum Mars & Hymne AUKTI Dinyanyikan (Disampaikan oleh MC atau Pimpinan Sidang)
Hadirin yang kami hormati,
Sebagai bentuk penghormatan terhadap jati diri dan kebanggaan organisasi, serta sebagai simbol persatuan dan semangat perjuangan Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia, marilah kita bersama-sama menyanyikan Mars AUKTI dan dilanjutkan dengan Hymne AUKTI.
Kami mohon kepada seluruh hadirin untuk berdiri tegak, menjaga kekhidmatan, dan menyanyikannya dengan penuh semangat dan rasa bangga sebagai keluarga besar AUKTI.
Mars AUKTI dan Hymne AUKTI, dimulai.
3️⃣ Buku Pedoman Organisasi AUKTI
( Identitas dan Simbol Organisasi)
Mars dan Hymne AUKTI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari identitas kelembagaan Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI). Keberadaan lagu resmi organisasi mencerminkan kematangan, legitimasi, serta kesadaran kolektif akan pentingnya simbol pemersatu dalam sebuah asosiasi nasional.
Tidak semua asosiasi memiliki Mars dan Hymne resmi. AUKTI termasuk dalam jajaran asosiasi yang memiliki kelengkapan identitas organisasi secara utuh, sejajar dengan organisasi nasional seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).
Mars AUKTI menggambarkan semangat juang, disiplin, dan profesionalisme anggota AUKTI dalam mengemban amanah di bidang usaha keamanan terpadu. Sementara itu, Hymne AUKTI mencerminkan nilai pengabdian, persatuan, dan komitmen moral terhadap bangsa, negara, dan organisasi.
Mars dan Hymne AUKTI wajib digunakan dalam kegiatan resmi organisasi, antara lain Musyawarah Nasional, Rapat Koordinasi Nasional, pelantikan pengurus, serta kegiatan seremonial lainnya sesuai ketentuan organisasi.
#MarsAUKTI
#AUKTI
#KarsaBhaktiSatyaGarda
#MarsOrganisasi
#KeamananIndonesia
#UsahaJasaKeamanan
#MarsNasional #HimneAUKTI
#AUKTI
#DiBawahNaunganPerisaiMulia
#HimneOrganisasi
#KeamananIndonesia
#UsahaJasaKeamanan
#PatrioticHym