


BAB 1
BENDERA ORGANISASI AUKTI Anggaran Rumah Tangga Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI) Badan Hukum Persekutuan & Perkumpulan“Legal Entity of the Security Business Federation and Association of Indonesia”
PASAL 1
Bentuk dan Warna Bendera AUKTI
Ayat (1) Bentuk Bendera
- Bendera Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia (AUKTI) berbentuk persegi panjang bersudut runcing di bagian bawah, menyerupai pennant protokoler, dengan perbandingan tinggi dan lebar 3 : 2.
- Ukuran standar bendera AUKTI adalah:
- Tinggi (panjang sisi vertikal) : 120 cm
- Lebar (panjang sisi horizontal) : 80 cm
- Ujung bawah meruncing simetris, membentuk sudut ± 45°.
- Bendera terdiri dari dua sisi (muka depan dan muka belakang) yang dicetak atau dibordir dengan desain yang sama dan simetris, agar dapat terlihat identik dari dua arah.
- Pada tiga sisi bendera (kiri, kanan, bawah) dipasang untaian rumbai benang emas
- Ukuran standar bendera AUKTI adalah:
dengan panjang rumbai 5–7 cm sebagai lambang kehormatan dan wibawa organisasi.
- Pada posisi bawah lingkar lambang, dapat dicantumkan:
- NAMA ORGANISASI: “AUKTI” atau
- “Badan Pengurus Pusat (BPP)” atau
- Nama BPD/BPC sesuai jenjang organisasi
sesuai kebutuhan protokoler, dengan jenis huruf standar dan warna kuning emas.
Ayat (2) Warna Bendera
Bendera AUKTI menggunakan komposisi warna berikut:
- Warna Dasar
- Hitam pekat (Black Royal).
- Makna:
- Wibawa, ketegasan, dan kekuatan pengamanan.
- Keteguhan hati dalam menjaga keamanan nasional.
- Sifat profesional, netral, dan tidak berpihak.
- Makna:
- Warna Lingkar Lambang
- Merah Marun (Maroon Red).
- Makna:
- Keberanian moral dan tanggung jawab profesi.
- Kehormatan korps keamanan.
- Semangat pengabdian tanpa pamrih.
- Makna:
- Warna Elemen Lambang
- Emas (Gold Metallic) digunakan pada:
- Padi
- Kapas
- Lingkaran luar
- Aksen-aksen kecil simbol organisasi
- Makna:
- Kejayaan, kemakmuran, martabat profesi keamanan.
- Kesatuan dan kehormatan anggota AUKTI.
- Putih (Pure White) digunakan pada:
- Burung garuda keamanan (eagle emblem)
- Tulisan AUKTI di perisai
- Makna:
- Ketulusan, integritas, dan kejujuran profesi.
- Biru Tua (Navy Blue) pada perisai tengah.
- Makna:
- Stabilitas, kecerdasan, dan ketegasan operasional.
- Simbol perlindungan dan kepercayaan publik.
- Warna Tulisan
- Seluruh tulisan, termasuk:
- “ASOSIASI USAHA”
- “KEAMANAN TERPADU INDONESIA”
- Nama jabatan atau unit organisasi menggunakan warna kuning emas (gold).
- Makna warna tulisan:
- Kesetiaan terhadap organisasi.
- Kebanggaan terhadap profesi keamanan terpadu Indonesia.
- Warna Rumbai dan Borders
- Menggunakan benang emas (gold fringe).
- Makna:
- Kehormatan, kekhidmatan, dan kedudukan tinggi bendera sebagai panji resmi organisasi.
- Makna:
Ayat (3)
Posisi dan Komposisi Lambang
- Di bagian tengah bendera ditempatkan Lambang Besar AUKTI, dengan diameter 45–50% tinggi bendera.
- Komposisi lambang:
- Perisai biru tua bertepi emas.
- Tulisan AUKTI berwarna putih di tengah perisai.
- Burung garuda keamanan berwarna putih.
- Tiga bintang putih melambangkan integritas, profesionalisme, dan kesetiaan.
- Lingkar merah marun berbingkai emas.
- Padi dan kapas emas melambangkan kesejahteraan dan keadilan.
- Titik emas di sisi kiri–kanan lingkar melambangkan keseimbangan.
- Lambang pada sisi belakang dicetak atau dibordir dalam format cermin (mirror), namun tetap terbaca dengan jelas.
Ayat (4) Penggunaan Bendera
- Bendera ini digunakan dalam:
- Upacara resmi organisasi.
- Kegiatan keprotokolan dalam lingkup BPP, BPD, dan BPC.
- Kegiatan resmi eksternal yang mewakili AUKTI.
- Penempatan di kantor resmi AUKTI pada tiang bendera.
- Bendera tidak boleh digunakan untuk:
- Kepentingan pribadi.
- Kepentingan politik praktis.
- Kegiatan yang melanggar hukum atau merusak martabat organisasi.
Ayat (5) Ketentuan Teknis Produksi
- Bendera dibuat dengan kain berkualitas tinggi seperti satin hitam, polymix, atau
bahan protokoler premium.
- Bordir atau cetakan harus memenuhi standar:
- Tingkat detail tinggi pada padi, kapas, dan perisai.
- Warna presisi sesuai standar identitas visual AUKTI.
- Kekuatan bahan agar digunakan dalam jangka panjang.
- Warna bendera wajib konsisten dengan Standard Color Code Organisasi, yaitu:
- Hitam: #000000
- Merah marun: #7A1C21
- Emas: #D4AF37
- Putih: #FFFFFF
- Biru tua: #0A1A3D
ARTI KHUSUS BENDERA PATAKA AUKTI
(Panji Kehormatan Asosiasi Usaha Keamanan Terpadu Indonesia)
Bendera Pataka AUKTI bukan sekadar identitas visual, tetapi merupakan panji kehormatan, simbol martabat, dan penanda legitimasi organisasi. Pataka ini memiliki nilai filosofis, historis, dan protokoler yang menggambarkan jati diri AUKTI sebagai bagian dari ekosistem Badan Usaha jasa Pengamanan dan keamanan nasional di Indonesia.
1. Makna Sakral sebagai Panji Kehormatan Organisasi
Bendera Pataka AUKTI merupakan simbol tertinggi organisasi setelah Lambang Besar AUKTI.
Pataka ini hanya digunakan dalam upacara resmi, pelantikan, peresmian, audiensi penting, dan seremoni nasional yang melibatkan perwakilan negara, kepolisian, TNI, atau mitra strategis.
Kedudukannya setara dengan panji kehormatan organisasi profesi nasional.
Artinya:
- Pataka menjadi penanda kedaulatan organisasi.
- Pataka menjadi simbol legalitas bahwa kegiatan tersebut berada dalam naungan organisasi yang sah, berbadan hukum, dan diakui negara.
- Pataka menjadi identitas persatuan seluruh anggota AUKTI di tingkat pusat (BPP), provinsi (BPD), hingga kabupaten/kota (BPC).
2. Makna Filosofis Bentuk Pennant Runcing
Bentuk pennant bersudut runcing di bagian bawah melambangkan:
- Arah tujuan yang tegas → AUKTI fokus pada satu garis visi: memperkuat sistem keamanan terpadu Indonesia.
- Ketajaman analisis → organisasi selalu mengedepankan kecerdasan strategis dan profesionalisme.
- Kesiapsiagaan → bentuk runcing identik dengan panji pasukan kehormatan dan simbol siap siaga.
Bentuk ini juga lazim digunakan sebagai panji resmi militer, kepolisian, dan organisasi strategis negara.
Dengan bentuk ini, AUKTI menegaskan dirinya sebagai bagian dari ekosistem keamanan nasional.
3. Makna Warna-warna Utama
A. Hitam Pekat — Warna Dasar
Makna Utama: Wibawa, Ketegasan, Kekuatan
Hitam melambangkan:
- Kewibawaan Usaha jasa pengamanan BUJP.
- Kemampuan untuk bersikap tegas dan netral.
- Kekuatan mental dan komitmen dalam menjaga keamanan bangsa.
- Profesionalisme yang tidak tergoyahkan.
Hitam merupakan warna universal untuk pasukan elite, satuan keamanan, dan korps seremonial.
B. Merah Marun — Lingkar Kehormatan
Makna: Keberanian Moral & Tanggung Jawab Profesi
Maroon menggambarkan:
- Keberanian menghadapi risiko dalam tugas keamanan.
- Tanggung jawab tinggi dan disiplin moral.
- Kehormatan korps dan jiwa korsa anggota AUKTI.
Merah marun adalah warna korps kehormatan internasional, melambangkan martabat.
C. Emas — Kejayaan dan Martabat Profesi
Melambangkan:
- Kemuliaan Usaha jasa pengamanan BUJP..
- Kejayaan dan kualitas tinggi.
- Kesatuan anggota seluruh Indonesia.
- Kemakmuran dan kesejahteraan yang menjadi tujuan pembangunan keamanan terpadu.
Rumbai emas dan bordir emas menegaskan bahwa bendera ini merupakan panji kehormatan tingkat pusat.
D. Putih — Integritas & Ketulusan
Putih pada garuda keamanan dan tulisan:
- Ketulusan dan kejujuran profesi.
- Integritas moral pengemban tugas keamanan.
- Kemurnian niat dalam menjaga keselamatan masyarakat dan aset vital nasional.
E. Biru Tua — Stabilitas & Kecerdasan Operasional
Navy Blue pada perisai:
- Stabilitas sistem keamanan terpadu.
- Kecerdasan, kedisiplinan, dan ketelitian analitis.
- Simbol kepercayaan publik.
4. Makna Lambang di Tengah Pataka
A. Perisai Biru Tua
Simbol perlindungan, pertahanan, dan kepercayaan publik.
AUKTI berfungsi sebagai pelindung kepentingan anggotanya dan mitra bangsa.
B. Burung Garuda Keamanan Putih
Melambangkan:
- Kekuatan dan pengawasan tinggi.
- Perspektif luas dan kemampuan strategic oversight.
- Kesiapan menjaga keamanan dari ancaman apa pun.
C. Tiga Bintang Putih
Melambangkan tiga nilai utama profesi keamanan:
- Integritas
- Profesionalisme
- Kesetiaan
Nilai ini menjadi fondasi etika seluruh anggota AUKTI.
D. Padi dan Kapas Emas
Makna:
- Keadilan sosial dan kesejahteraan seluruh anggota.
- Keseimbangan antara kekuatan dan kemanusiaan.
- Keselarasan organisasi dengan nilai-nilai nasional Indonesia.
E. Titik Emas Keseimbangan
Simbol dua kutub harmoni:
- Keseimbangan operasional
- Keseimbangan moral dalam pengambilan keputusan.
5. Makna Rumbai Emas
Rumbai emas menandakan:
- Kehormatan tertinggi
- Status panji resmi organisasi
- Kemuliaan dan kekhidmatan dalam protokoler
Dalam tradisi organisasi nasional, rumbai emas hanya diberikan pada panji:
- Instansi negara
- Ormas nasional
- Pasukan seremonial
- Organisasi strategis profesi
Ini menegaskan status AUKTI sebagai lembaga kehormatan di bidang keamanan terpadu.
6. Makna Penggunaan Pataka
Pataka digunakan sebagai:
- Lambang legitimasi organisasi
- Simbol sumpah dan janji jabatan
- Identitas resmi dalam kegiatan protokoler nasional
- Penanda kedaulatan organisasi dalam hubungan eksternal
Pataka tidak boleh dipisahkan dari:
- Pelantikan
- Rapat pleno
- Munas
- Seremoni tingkat BPP
- Audiensi dengan kementerian, POLRI, TNI, KADIN, dan instansi negara
- Peresmian BPD/BPC
7. Makna Historis & Marwah AUKTI
Bendera Pataka AUKTI adalah simbol:
- Lahirnya organisasi badan usaha jasa keamanan terpadu pertama yang memiliki legalitas penuh (AHU, NIB, NPWP, dll).
- Kebangkitan industri keamanan nasional yang berwibawa.
- Kesatuan pengusaha keamanan BUJP dari Sabang hingga Merauke.
- Wibawa AUKTI sebagai federasi dan asosiasi resmi di bidang Badan Usaha Jasa Pengamanan dan keamanan di Indonesia.